Perbedaan Switch dan HUB
Switch:
1. Full Duplex
Full Duplex adalah teknologi jaringan yang memungkinkan komunikasi data hanya satu dalam satu waktu.
2. Lapisan data link
3. Memiliki memori MAC (Media Access Control) table
HUB
1. Half Duplex
Half Duplex adalah teknologi jaringan yang memungkinkan komuniasi
lapisan Fisik
3. Belum memiliki memori table
tulisan
Tampilkan postingan dengan label Assigment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Assigment. Tampilkan semua postingan
Selasa, 14 Juni 2016
Senin, 02 Mei 2016
SETTING NAMA ADMIN DAN ETHERNET
Ganti Nama Admin
1. Setelah Terinstal Dengan Baik dan benar jalankan mikrotik anda
2. Masukan user name dan password default
username:admin
password:(kosongkan) tanpa password, lalu tekan enter
1. Setelah Terinstal Dengan Baik dan benar jalankan mikrotik anda
2. Masukan user name dan password default
username:admin
password:(kosongkan) tanpa password, lalu tekan enter
3. Ganti nama admin dengan cara ketik : system identity set name=narto seperti pada gambar berikut
Seting 2 Ethernet
1. Klik seting pada virtualbox terus klik network, pada tab Adapter 1, attached to pilih Host-Only Adapter terus pilih Adapter 2 centang pada Enable Network Adapter terus pada attached to pilih Host-Only Adapter, lalu klik Ok
2. Jalankan mikrotiknya dengan mengklik start
3. Masukan username dan password default
username:admin
password:(kosongkan) tanpa password, lalu tekan enter
4. Seting ip address dengam cara ketik kode berikut
ip address add address=192.168.0.78 netmask=255.255.255.0 interface=ether1 (enter)
ip address add address=192.168.1.78 netmask=255.255.255.0 interface=ether2 (enter)
seperti pada gambar berikut :
cek ip address yang suda dibuat di atas dengan cara ketik kode berikut
ip address print seperti pada gambar berikut :
ip address print seperti pada gambar berikut :
Ganti nama Ethernet dengan nama yang kita inginkan
1. Ganti nama ether1 yang kita buat tadi dengan nama yang kita inginkan, disini nama yang saya gunakan adalah 'narto' ketik kode seperti berikut ini
interface set ether1 name=narto
dan kode untuk ether2 yaitu
interface set ether2 name=info2
seperti gambar berikut :
2. Cek Ethernet yang suda kita buat dengan cara ketik kode berikut:
ip address print
seperti gambar berikut :
ip address print
seperti gambar berikut :
CARA INSTALL MIKROTIK DI VIRTUAL BOX
Langkah-Langkah Seperti Berikut :
1. Download Mikrotik
2. Install Virtual Box di komputer seperti biasa anda menginstal software yang lain
3. setelah diinstal, buka Virtual Box dan klik button yang bernama "Baru"
1. Download Mikrotik
2. Install Virtual Box di komputer seperti biasa anda menginstal software yang lain
3. setelah diinstal, buka Virtual Box dan klik button yang bernama "Baru"
4. Akan muncul konfirmasi seperti gambar di bawah ini, lalu klik next
5. Beri nama virtual mesin yang akan dibuat dan pilih sistem operasi yang akan digunakan. disini saya menginput nama mikrotik2 sebagai virtual mesinnya dan other sebagai tipe sistem operasinya, jangan lupa pilih versi other/unknown, Lalu klik next. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini
6. Tentukan memori dasar (RAM) yang akan dipakai di virtual mesin, disini saya memberikan kapasitas memori 64 MB sesuai yang disarankan. Selanjutnya klik next
7. Pilih create new hard disk untuk membuat hard disk yang baru di virtual mesin, lalu klik next
Sabtu, 23 April 2016
Perangkat Berbasis WAN
Switch/HUB
adalah perangkat jaringan yang berfungsi sebagai pembagi signal pada kartu
jaringan.
Perbedaan
Switch dan HUB
Switch
· 1. Full Duplex
Jumat, 22 April 2016
Jenis Konfigurasi Routing
Sebuah host atau router menyimpan tabel perutean, dengan masukan untuk tiap tujuan, untuk merutekan paket IP. Tabel perutean dapat bersifat statis ataupun dinamis. Konfigurasi routing sacara umum terdiri dari 3 macam (buku lain 2 macam) yaitu:
1. Minimal Routing
Dari namanya dapat diketahui bahwa ini adalah konfigurasi yang paling sederhana tapi mutlak diperlukan. Biasanya minimal routing dipasang pada network yang terisolasi dari network lain atau dengan kata lain hanya pemakaian lokal saja.
Komponen Utama Dari Router
Komponen utama dari router adalah sebagai berikut:
- CPU – Central Processing Unit bertugas menjalankan perintah-perintah dalam operating system. Beberapa fungsi yang dilaukan oleh CPU seperti: inisialisasi sistem, routing, dan kontrol interface jaringan. CPU router merupakan sebuah microprocessor.
- RAM – RAM digunakan untuk informasi table routing, cache fast switching, konfigurasi yang sedang jalan, dan mengatur antrian paket. Pada kebanyakan router RAM meyediakan space memory untuk menjalankan fungsi router. Secara logik RAM dibagi menjadi memory prosesor utama dan memory share input/output (I/O). Memory share I/O merupakan share diantara interface-interface router untuk penyimpanan paket sementara. Isi dari RAM akan hilang kalau router dimatikan atau di-restart. RAM biasanya bertipe dynamic random-access memory (DRAM) dan dapat di-upgrade dengan menambahkan suatu module memori yan disebut dengan dual in-line memory module (DIMM).
- Flash – flash memori digunakan untuk menyimpan image dari IOS. Router normalnya membutuhkan IOS default dari flash. Image dapat di-upgrade dengan cara men-download image baru ke dalam flash. IOS bisa jadi ter-kompresi maupun tidak. Pada kebanyakan router untuk meng-copy IOS ditansfer ke RAM selama proses booting. Pada router yang lain IOS mungkin dapat dijalankan langsing dari flash. Flash terpasang secara single si slot SIMM atau berupa card PCMCIA yang dapat ditambahkan atau dilepas pada saat upgrade flash.
- NVRAM – NVRAM digunakan untuk menyimpan startup configuration. Pada device yang sama EEPROM dapat digunakan sebagai fungsi NVRAM. Pada device yang lain dipakai untuk sebagai flash untuk melaukan booting. Isi dari NVRAM tidak akan hilang meskipung router dimatikan atau di-restart.
- Bus – Sebagian besar router terdiri atas bus sistem dan bus CPU. bus sistem digunakan untuk komunikasi antar CPU dan interface atau slot tambahan. Bus ini mentransfer paket dari dan ke interface.
- Bus CPU digunakan untuk akses komponen dari media penyimpan di router. Bus ini mentransfer perintah dan data ke atau dari alamat memory yang digunakan.
- ROM – ROM digunakan secara permanen untuk menyimpan kode-kode startup diagnostic, yang dikenal dengan nama ROM monitor. Tugas utama ROM adalah untuk dignosa hardware selama router booting dan loading IOS dari flash ke RAM. Beberapa router, ROM juga bisa digunakan sebagai sumber booting alternatif. Dan dapat di-upgrade dengan cara melepas chip pada socketnya.
- Interface – Interface dari router digunakan untuk menyambungkan koneksi ke luar. Ada 3 tipe interface: LAN, Wan dan console atau auxiliary (AUX). Interface LAN biasanya satu atau beberapa tipe ethernet atau token ring yang berbeda-beda. Tiap-tiap intreface memiliki chip controller yang berfungsi untuk menyambungkan sistem ke media. Interface LAN biasanya berupa fixed configuration atau modular.
Sekian, Postingan tentang Komponen-komponen yang ada pada router. TERIMA KASIH
Langganan:
Postingan (Atom)

