KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
karena rahmat dan karunia-Nya kami masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan
tugas karya tulis ilmiah Bahasa Indonesia.
Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada kedua orang
tua kami masing-masing dan terima kasih kepada guru Bahasa Indonesia yaitu Ibu
Suteki yang telah membimbing kami agar dapat mengerti tentang bagaimana cara
menyusun karya tulis ilmiah ini, serta rekan-rekan seperjuangan yang telah
membantu, dan terimakasih juga kami ucapkan kepada Bapak Abi Yazid Bastomi yang
telah memberikan masukan dalam menyusun karya tulis ilmiah ini.
Karya tulis ilmiah ini disusun agar pembaca dapat
memperluas ilmu tentang “BAHAYA MEROKOK”, yang kami sajikan berdasarkan
pengamatan dari berbagai sumber. Karya tulis ilmiah ini disusun oleh kami
dengan berbagai rintangan, baik suka maupun duka, baik itu yang datang dari
diri kami masing-masing maupun yang datang dari luar. Kendala kami dalam
menulis karya tulis ilmiah ini adalah brayawaktu, serta berbagai hal yang tidak
dapat kami sebutkan.
Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan
dari Tuhan akhirnya karya tulis ilmiah ini dapat terselesaikan.
Semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi
siapa saja khususnya bagi diri kami sendiri, para pelajar dan semua yang
membaca karya tulis ilmiah kami ini, dan mudah-mudahan dapat memberikan wawasan
yang lebih luas kepada pembaca.
Kami menyadari bahwa dalam menulis karya tulis ilmiah
ini masih jauh dari kata sempurna, untuk itu kami sangat mengharapkan kritik
dan saran yang sifatnya membangun guna sempurnanya karya tulis ilmiah kami ini.
Terimakasih.
Jayapura, 09 februari 2013
Tim penulis
DAFTAR ISI :
I.KATA PENGANTAR
BAB 1 : PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………
1.1 Latar Belakang
Masalah………………………………………………....…………………………………………
1.2 Rumusan
Masalah…………………………………………....……………………………………………….
1.3Tujuan
Penelitian……………………………………………………………………………………………
1.4 Manfaat
Penelitian…………………………………………………………………………………………..
1.5 Metode
Penelitian……………………………………………..……………………………………………
BAB 2 : LANDASAN
TEORI……………………………………………………………..…………………………….
2.1 Pengartian
Rokok…………………………………………………………..………………………………...
2.2 Dampak
Rokok…………………………………………………………………………………………….
BAB 3 : PEMBAHASAN
TEORI………………………………………………………………………………………….
3.1 Bahan-bahan kimia yang terkandung pada
rokok……………………………………………………………................................................
3.2 Faktor alasan seorang remaja mulai
merokok…………………………………………………………………...................................
3.3 Alasan rokok tidak boleh di konsumsi oleh para
remaja…………………………………………………..............................................................
3.4 Ciri-ciri seorang
perokok…………………………………………………………………………………………
3.5 Upaya
pencegahan…………………………………………..………………………………………….
BAB 4 :
PENUTUP……………………………………………………………………………………..
4.1
Kesimpulan……………………………………………………………………………………..
4.2
Saran……………………………………………………………………………………………
DAFTAR
PUSTAKA……………………………………………..……………………………………….
BAB 1: PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sangat ironis memang bahwa manusia sangat
memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh
industri yang mengeluarkan polusi tetapi dilain pihak orang-orang dengan
sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru-paru mereka.
Terutama remaja masa kini, masa remaja merupakan
masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap
berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat pola perilaku, dan
juga panuh dengan masala-masala ( Hurlock 1998 ). Oleh karenanya, remaja sangat
rentah sekali mengalami psikososial, yakni masalah psikis atau kejiwaan yang
timbul sebagai akibat terjadinya perubahan social.
Sebenarnya seorang pelajar belum boleh merokok
di kalangan sekolah, masyarakat atau kalangan yang lainnya. Karena hal ini
dapat berdampak buruk pada kesehatannya, sekolahnya dan lain-lain. Biasanya hal
ini di lakukan oleh para pelajar karena kondisi emosi mereka yang tidak stabil
memebuat mereka melakukan segalah hal untuk melampiaskan esmosinya. Populasi
merokok pada usia dini sangatlah tinggi. Hal ini di sebabakan karena kurangnya
penyuluhan tentang bahaya rokok di kalangan sekolah atau masyarkat, atau
mungkin juga kurangnya kesadaran pada diri mereka sehingga mereka tidak
memperhatikan bahayanya dan juga nanti kedepanya.
Kebiasaan merokok di Indonesia
sangat memprihatinkan. Setiap saat kita dapat menjumpai masyarakat dari
berbagai usia, termasuk pelajar. Padahal, berbagai penelitian dan kajian yang
telah di lakukan menunjukan bahwa rokok sangat membahayakan kesehatan. Bukan
hanya membahayakan para perokok, asap rokok juga sangat berbahaya apabila di
hirup oleh orang-orang yang berada di sekitarnya ( perokok pasif ). Bahkan
sebagian penelitian menunjukkan bahwa para perokok pasif memiliki resiko
kesehatan lebih tinggi dari pada para prokok itu sendiri. Penyakit-penyakit
mulai dari menderita batuk hingga kanker paru-paru mengancam para perokok aktif
maupun pasif.
Kami menyadari bahwa informasi tentang bahya rokok
bagi kesehatan sangat penting untuk di ketahui oleh masyarakat luas, khususnya
para pelajar. Hal ini yang mendorong kami untuk menyusun Karya Tulis Ilmiah ini
tentang Bahaya Merokok. kami berharap, dengan mengetahui informasi ini para
pelajar dapat mengurungkan niatnya untuk mengonsumsi rokok, atau bahkan
berhenti merokok.
1.2 Rumusan Masalah
v Zat-zat kimia apa sajahka yang terkandung di dalam rokok ?
v Apakah factor penyebab seorang remaja mulai merokok ?
v Mengapa rokok tidak boleh dikonsumsi oleh para remaja ?
v Apa dampak perilaku bagi para siswa dalam mengonsumsi rokok ?
v Uapaya apa yang dilakukan di sekolah untuk membenahi remaja yang suka merokok
?
1.3 Tujuan Penelitian
Ø Untuk mengetahui bahaya rokok.
Ø Mengetahui tujuan para sisiwa mengapa mereka lebih senang membeli rokok dari
pada membeli barang yang lebih penting.
1.4 Manfaat Penelitian
Sebagai wacana bagi pelajar agar lebih bisa memilih
yang baik sebagai motifasi agar siswa lebih bisa hidup mandiri.
1.5 Metode Penelitian
Metode yang kami gunakan adalah kajian pustaka di lakukan dengan mencari
literature di internet dan buku-buku panduan.
BAB 2 : LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Rokok
Rokok adalah silinder dari kertas
berukuran panjang antara 70-120 mm dengan diameter 10 mm yang berisi daun-daun
tembakau yang telah di cacah. Rokok dibakar disalah satu ujungnya dan dibiarkan
membara agar asapnya dihirup melalui mulut pada ujung lain. Bahan dasar rokok
adalah tembakau. Tembakau terdiri dsri berbagai bahan kimia yang dapat membuat
seseorang ketagihan, walaupun mereka tidak ingin mencobanya lagi.
2.2 Dampak Rokok Bagi diri sendiri
1. Merokok lebih banyak mendatangkan kerugian
dibandingkan keuntungan bagi tubuh.
2. Menimbulkan sugesti kepada diri kita, bahwa jika
kita tidak merokok mulut tidak enak dan asam.
3. Rasa ingin tahu, semangat untuk belajar, dan
berbagai hal positif yang ada pada diri kita hilang ketika kita menjadi seorang
perokok.
2.3· Bagi orang lain
1. Ketika kita sedang merokok, asap rokok kita adapat
mengganggu orang lain dan juga menyebabkan polusi udara.
2. Menyebabkan seseorang yang dekat dengan kita menjadi
perokok pasif.
3. Jika membuang puntung rokok sembarangan tanpa
mematikan terlebih dahulu dapat menyebabkan kebakaran.
4. Menyebabakan menipisnya lapisan ozon.
BAB : 3 PEMBAHASAN TEORI
3.1 Bahan-bahan kimia yang terkandung
pada rokok
v Nikotin : menyebabkan kecanduan, merusak jaringan otak, dan dara muda
menggumpal.
v Tar: menyebabkan kerusakan pada sel paru-paru, meningkatkan
produksi dahak atau lendir di paru-paru, dan dapat menyebabkan kanker
paru-paru.
v Karbon monoksida: yang dapat mengurangi jumlah oksigen yang dapat di
ikat dara, dan dan mengurangi transportasi dara dalam tubuh.
v Zat kersinogen: dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
v Zat iritan: dapat mengakibatkan batuk, kanker paru-paru, dan iritasi
pada paru-paru.
3.2 Faktor alasan seorang remaja mulai
merokok
Alasan seorang remaja mulai pertamakali merokok
dari berbagai penelitian antara lain:rasa ingin coba-coba, ikut-ikutan, ingin
tahu enaknya rokok, sekedar ingin merasakan, agar terlihat maco, meniru orang
tua, iseng, menghilangkan ketegangan, kebiasaan saja untuk pergaulan, lambing
kedewasaan, mencari ispirasi. Dan alasan lainya adalah sebagai penghilang
stress, penghilang jenuh, sukar melepaskan diri, pengaruh lingkungan, iseng
anti mulut asam, pencuci mulut, kenikmatan.
Bagi kebanyakan pelajar , mulai merokok di sebabkan oleh dorongan
lingkungan. Contohnya saja, pelajar tersebut mulai merokok karena malu hati
kepada teman-temanya yang merokok, sehingga ia pun mulai merokok
dan akhirnya kebiasaan atau kecanduan dengan rokok. Kebanyakan pelajar juga
beranggapan bahwa dengan merokok dirinya merasa hebat/maco, gaya, dan di akui.
Padahal jika dia tidak pandai-pandai menjaga dirinya, rokok adalah awal
terjerumusnya seseorang ke pada obat-obatan terlarang
3.3 Alasan rokok tidak boleh di konsumsi oleh para remaja
Para remaja tidak di perbolehkan
mengonsumsi rokok dikarenakan asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan
kimia, yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainya menyebabkan kanker bagi
tubuh ( ada pada bahan-bahan yang terkandung di dalam rokok ). Asap rokok
yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara
dan lima puluh kali mengandung bahan pengiritasi mata dan pernapasan.
3.4 Ciri-ciri seorang perokok
v Bibir dan gusih menjdi hitam
v Kulit jadi hitam
v Mata merah
v Kukuh membiru
v Pipih perokok terlihat kempok
v Mudah terserang penyakit batuk
v Nafas bau
v Perokok terlihat tenang dengan asiknya mengisap rokok
Efek dari rokok juga menimbulkan
v Gig menjadi kuning karena noda dari nikotin
v Mengganggu penciuman
v Mengganggu pengecapan
v Infeksi pada tenggorokan
v Kanker paru-paru
v Borok pada usus
v Impotensi
v Gangguan kehamilan dan janin
3.5 Upaya pencegahan
·
Beberapa upaya yang telah di lakukan pemerintah yaitu:
1. Upaya yang dilaksanakan oleh depatermen kesehatan
bukan suatu kampanye anti rokok, tetapi penyuluhan tentang hubungan rokok
dengan kesehatan.
2. Sasaran yang ingin di jangkau adalah sasaran-sasaran
terbatas, yaitu: petugas kesehatan, para pendidik, para murid sekolah, para
pemuka, anak dan remaja, para wanita terutama ibu hamil.
3. Kegiatan di utamakan pada pencegahan bagi yang belum
merokok.
4. Menanamkan pengertian tentang etika rokok.
3.6 Upaya yang di lakukan sekolah yaitu:
Para guru lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan dengan menyusuri
tempat-tempat yang sering di jadikan tempat untuk merokok. Selain itu juga guru
harus member sangsi tegas kepada siswa yang suka merokok agar siswa tersebut
jerah.
BAB : 4 PENUTUP
4.1 Kesimpilan
Kebiasaan merokok dikalangan remaja amat membahayakan baik ditinjau dari segi
pendidikan maupun kesehatan serta social ekonomi. Dipandang dari segi
pendidikan sudah jelas bahwa hal ini akan mengganggu studinya, sedangkan dari
segi kesehatan akibat kebiasaan merokok akan menyebabkan berbagai penyakit (
serangan jantung, gangguan pernafasan, dan sebagainya ). Dari segi ekonomi
merupakan pengeluaran anggaran yang tidak perlu atau memboroskan.
1.4 Saran
Setelah membaca karya tulis ilmiah ini, semoga masyarakat dapat tersadarkan akan
bahaya rokok bagi kesehatan mereka dan segera meninggalkan kebiasaan merokok,
agar kesehatan mereka tidak terganggu dan terhindar dari penyakit yang dapat
mengancam jiwa mereka.
DAFTAR PUSTAKA :
Alberts,B.et al.Biologi Molekuler Sel,Edisi ke dua,1994,Penerbit PT Gramedia
Pustaka Utama,Jakarta,1994.
http://suratproposal.blogspot.com/2013/11/contoh-karya-tulis-ilmiah-bahaya-merokok.html